Pembelajaran 1. Teknik dan Prinsip Penggunaan Alat
Gambar Manual
Alam semesta
adalah ciptaan Tuhan yang sangat besar dan bekerja dengan teratur. Aneka bentuk
alam seperti: gunung, laut, lembah, sungai dihuni oleh berbagai jenis tumbuhan,
hewan dan manusia terbentang dengan indah beraneka warna.

Gambar 1. Alam Ciptaan Tuhan
Sumber:
encrypted-tbn2.gstatic.com dan 4.bp.blogspot.com
Bangunan,
kendaraan dan berbagai produk teknologi merupakan hasil karya manusia. Kemajuan
ilmu pengetahuan terus mendorong para peneliti untuk terus menemukan berbagai
hal baru yang bermanfaat bagi manusia untuk kemudian diproduksi secara masal.

Gambar 2. Hasil Karya Manusia
Sumber:
encrypted-tbn1.gstatic.com
Semua karya
manusia berawal dari sebuah ide. Bagaimana Wright bersaudara mewujudkan
mimpinya agar manusia bisa terbang dengan merancang pesawat terbang yang terinspirasi
dari burung.
Cornelius
Van Drebbel membuat kapal selam agar bisa menjelajahi dasar samudera dan masih
banyak karya luar biasa yang dulunya sebatas ide namun kini sudah menjadi
kenyataan. Dalam perjalanannya, para penemu menjadikan gambar sebagai salah
satu media untuk mewujudkan berbagai ide menjadi sebuah produk nyata.
Kini, gambar
masih menjadi media yang efektif dalam menuangkan ide untuk diproses menjadi
sebuah produk. Berbagai jenis bangunan seperti: rumah, pabrik, jembatan, rumah
kaca didesain melalui media gambar sebelum dibuat, begitu pula dengan aneka
alat transportasi seperti: sepeda motor, mobil, kereta, pesawat dan lain –
lain.
Sebelum
adanya komputer, perancangan sebuah produk dikerjakan secara manual. Namun sampai saat ini menggambar
secara manual masih tetap diajarkan sebagai pembekalan awal bagi para siswa.
Dengan
menguasai menggambar secara manual, diharapkan siswa dapat menggambar dimana
pun tanpa harus terkendala dengan fasilitas.
B.
Kegiatan Belajar
Waktu yang
dialokasikan untuk kegiatan pembelajaran ini adalah 12 jam pelajaran.
1.
Tujuan Pembelajaran
a.
Mengetahui peralatan gambar teknik dan fungsinya.
b.
Mampu mengoperasikan peralatan gambar teknik manual.
2.
Uraian Materi
a.
Busur Derajat
Busur
derajat digunakan untuk membagi sebuah sudut menjadi sama besar. Busur derajat
pada umumnya terbuat dari plastik atau mika bening serta dilengkapi dengan
garis-garis pembagi mulai dari sudut 0°
sampai dengan 180° namun
ada pula yang dimulai dari sudut 0° sampai
dengan 360°.

Gambar 3. Busur Derajat
Sumber: 4.bp.blogspot.com
Untuk
mengukur besar sudut menggunakan busur derajat, perhatikan langkah-langkah
berikut:
1) Tempatkan
pusat busur derajat pada titik sudut yang akan
diukur.
2) Tempatkan
salah satu kaki sudutnya pada 0°.
3)
Bacalah angka pada busur derajat yang dilalui
oleh kaki sudut yang lain. Angka inilah yang merupakan besar sudut itu.

Gambar 4. Mengukur Sudut Dengan
Busur Derajat
Sumber:
plengdut.com
b.
Kertas Gambar
Kertas yang
biasa digunakan untuk membuat gambar teknik adalah kertas gambar berwarna putih
yang permukaannya tidak kasar. Apabila kertas gambar kasar akan sulit menarik
garis lurus dengan tinta.
Jenis kertas
gambar yang biasa digunakan pada gambar teknik terdiri atas tiga jenis, yaitu:
1) Kertas
bagan, yaitu kertas gambar putih tebal yang mempunyai garis- garis horizontal
dan vertikal dengan jarak 10 x 10 mm. Kertas bagan ini berfungsi untuk membuat
gambar sementara yang dihasilkan dari hasil pengukuran dengan skala yang bukan sebenarnya.
2) Kertas
putih tebal, yaitu kertas gambar biasa yang sering digunakan untuk membuat
gambar dengan skala dan ukuran yang sebenarnya.
3) Kertas
kalkir, yaitu kertas transparan yang biasa digunakan untuk membuat gambar
dengan tinta.

Gambar 5. Kertas Gambar
Sumber: ikea.com
c.
Pensil Gambar
Pensil adalah alat gambar yang
paling sering dipakai untuk latihan gambar teknik dasar. Pensil gambar terdiri
dari batang pensil dan isi pensil.
1) Pensil
Gambar berdasarkan Bentuk
a)
Pensil Batang
Pada pensil
ini, antara isi dan batangnya menyatu. Untuk menggunakan pensil ini harus
diraut terlebih dahulu. Habisnya isi pensil bersamaan dengan habisnya batang
pensil.

Gambar 6. Pensil Batang
Sumber:
2.bp.blogspot.com
b)
Pensil Mekanik
Pensil
mekanik, antara batang dan isi pensil terpisah. Jika isi pensil habis dapat diisi
ulang. Batang pensil tetap tidak bisa habis. Pensil mekanik memiliki ukuran
berdasarkan diameter mata pensil, misalnya: 0,3 mm, 0,5 mm dan 1,0 mm.

Gambar 7. Pensil Mekanik
Sumber: atk.co.id
2)
Pensil Gambar berdasarkan Kekerasan
Pensil
gambar yang diproduksi pabrik mempunyai tingkat kekerasan yang berbeda-beda.
Tingkat kekerasan tersebut dilambangkan dengan huruf yang merupakan singkatan
dari Bahasa Inggris seperti: F untuk Firm, H untuk Hard dan B
untuk Black.
Tingkat
kekerasan pensil memberikan perbedaan pada tebal dan tipis garis yang
dihasilkan. Tingkat kekerasan pensil yang ada di pasaran dapat dilihat pada
tabel berikut:
Tabel 1. Kekerasan pensil

Untuk
belajar gambar dianjurkan menggunakan pensil dengan tingkat kekerasan H dan 2H
dimana H digunakan untuk menggambar garis yang tipis dan 2H untuk menebalkan
garis.
Untuk
mendapatkan garis dengan ketebalan yang merata dari ujung ke ujung, maka
kedudukan pensil batang sewaktu menarik garis harus dimiringkan 60° dan selama
menarik garis, pensil diputar dengan telunjuk dan ibu jari.

Gambar 8. Cara Penggunaan Pensil
Batang
Sumber:
fendy-automotive.blogspot.com
Untuk
membuat garis menggunakan pensil mekanik, posisi pensil harus tegak lurus,
supaya garis yang dihasilkan mempunyai ketebalan yang sama. Hal yang perlu
diingat adalah jangan memanjangkan isi pensil terlalu panjang karena isi pensil
akan mudah patah atau putus.
d.
Penggaris T
Penggaris T
terdiri dari dua bagian, bagian mistar panjang dan bagian kepala berupa mistar
pendek tanpa ukuran yang bertemu membentuk sudut 90°.

Gambar 9. Penggaris T
Cara menggunakan penggaris T dapat
dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 10. Posisi penempatan penggaris T pada meja gambar
Sumber: fendy-automotive.blogspot.com
e.
Penggaris Siku
Penggaris
siku terdiri dari satu penggaris segitiga bersudut 45°, 90°, 45° dan satu buah
penggaris bersudut 30°, 90° dan 60°. Sepasang penggaris segitiga ini digunakan
untuk membuat garis-garis sejajar, sudut-sudut istimewa dan garis yang saling
tegak lurus.

Gambar 11. Penggaris Siku
Sumber: alatperkantoran.com

Gambar 12. Penggunaan penggaris
siku dan T
Sumber:
fendy-automotive.blogspot.com
f.
Jangka Gambar
Jangka
adalah alat gambar yang digunakan untuk membuat lingkaran dengan cara
menancapkan salah satu ujung batang pada kertas gambar sebagai pusat lingkaran
dan yang lain berfungsi sebagai pensil untuk menggambar garis.

Gambar
13. Bagian-bagian Jangka

Gambar 14. Penggunaan Jangka
Sumber: amk-affandi.blogspot.com

Gambar 15. Konstruksi Jangka
Dari
konstruksi jangka di atas, bagian kepala jangka harus dikartel supaya pada saat
jangka diputar tidak sukar dan licin. Bagian dari kaki jangka harus terjepit tetapi tetap masih bisa
digerakkan. Jarum jangka yang terletak pada bagian ujung jangka mempunyai dua
ujung yang tajam dimana pada bagian
ujung yang satu mempunyai titik yang kecil dan dada. Untuk mencegah kerusakan
kertas gambar pada saat membuat lingkaran sebaiknya menggunakan ujung jangka
yang kecil.

Gambar 16. Penggunaan Jangka
dengan Tinta
Sumber:
fendy-automotive.blogspot.com
Berdasarkan penggunaannya jangka terbagi
atas:
1) Jangka
besar, digunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 100 sampai 200 mm.
2)
Jangka menengah, digunakan untuk menggambar
lingkaran dengan diameter 20 sampai 100 mm.
3) Jangka
kecil, digunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 5 sampai 30 mm.
Untuk
membuat lingkaran dengan diameter 500 mm dapat digunakan penyambung atau jangka
batang sedangkan untuk membuat lingkaran dengan jari-jari yang kecil dapat
digunakan jangka orleon dan jangka pegas.
Perbedaannya
dengan jangka biasa adalah besar kecilnya lingkaran yang akan dibuat dengan
jangka orleon dibuat dengan menyetel sekrup setelan.

Gambar 17. Jangka Orleon
Sumber: kaskus.co.id
g.
Mal Gambar
Mal
digunakan untuk memudahkan dan mengefisienkan waktu dalam pengerjaan gambar
dalam bentuk lingkaran-lingkaran kecil, ellips, segi enam dan garis-garis
lengkung lainnya. Mal yang beredar saat ini banyak terbuat dari plastik dan
mika bening yang ukurannya dibuat berdasarkan standar.
Jenis-jenis mal tersebut antara
lain:
1) Mal
Huruf dan Angka
Mal huruf
dan angka adalah sebuah alat gambar yang digunakan untuk menggambar huruf dan
angka, agar diperoleh tulisan yang rapi dan seragam dan mengikuti standar ISO.

Gambar 18. Mal huruf dan angka
Sumber:
tekniksipil2012.blogspot.com
2)
Mal Lengkung
Mal lengkung
berfungsi untuk melukiskan garis-garis
lengkung istimewa yang tidak bisa dilukiskan oleh jangka dan alat
lainnya, seperti garis lengkung diagram dan grafik.

Gambar 19. Mal lengkung
3)
Mal Lingkaran
Untuk
membuat lingkaran-lingkaran kecil selain menggunakan jangka orleon dan jangka
pegas, juga dapat dilakukan dengan mal lingkaran. Lingkaran kecil yang dapat
dibuat dengan menggunakan mal lingkaran mulai dari diameter 1 mm sampai dengan
36 mm.
Pada setiap
lingkaran yang ada pada mal lingkaran sudah terdapat empat garis sumbu mal
lingkaran dengan garis sumbu gambar yang telah dibuat pada kertas tersebut.

Gambar
20. Mal lingkaran
4)
Mal Bentuk
Untuk
membuat gambar geometri dan simbol-simbol tertentu dengan cepat digunakan mal
bentuk.

Gambar 21. Mal bentuk
Sumber:
fendy-automotive.blogspot.com
5)
Mal Ellips
Mal ellips
digunakan untuk membuat bentuk ellips-ellips kecil. Sama dengan mal lingkaran,
mal ellips juga dilengkapi dengan empat garis sumbu.

Gambar 22. Mal ellips
h.
Rapido
Rapido
adalah alat gambar dengan tinta untuk menggambar pada kertas kalkir. Rapido
memiliki bermacam-macam ukuran (yang menunjukkan ketebalan garis yang
dihasilkan) mulai dari 0,1 mm sampai dengan 2,0 mm. Untuk memudahkan pemilihan
pen, maka tiap ukuran ditandai dengan warna tertentu. Salah satu bentuk rapido
dapat dilihat pada gambar berikut.


Gambar 23. Rapido
|
|
Keterangan :
1.
Rapido
2.
Kepala luar
3.
Kepala dalam
4.
Tutup
5.
Kunci pembuka
tinta
6.
Tabung tinta
7.
Rumah
Gambar 24. Bagian-bagian rapido
Agar tahan
lama, rapido harus dirawat dengan cara membersihkannya secara rutin.
Untuk
membersihkan pen rapido dapat ditempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1)
Lepaskan pena dari tangkai/rumahnya dengan
menggunakan kunci pena yang tersedia.
2) Semprotkan
air ke arah pena.
3)
Ketuk-ketukan secara perlahan-lahan untuk
mengeluarkan tinta di dalam pen tersebut dan semprot kembali dengan air sampai bersih.
i.
Papan dan Meja
Gambar
Papan dan
meja gambar harus mempunyai permukaan yang rata, lurus dan licin agar penggaris
T dapat digeser. Ukuran papan gambar yang memadai untuk gambar teknik adalah
panjang 1265 mm, lebar 915 dan tebal 30mm.
Meja gambar
juga dirancang dengan ukuran sesuai dengan ukuran kertas, seperti ukuran kertas
A0 dan A1. Bahan papan gambar terbuat dari urat kayu yang halus dan tidak
terlalu keras maupun terlalu lunak. Jenis kayu yang sering digunakan adalah
jenis kayu pohon cemara, linde dan pelupir.

Gambar
25. Meja gambar dengan mesin gambar
Untuk
menghindari papan gambar bengkok atau lengkung akibat perubahan cuaca, maka
pada bagian bawah papan gambar dilengkapi dengan dua buah kaki yang miring.
Kaki papan gambar juga berfungsi sebagai tempat kedudukan papan gambar.
Permukaan
papan gambar harus rata akan tetapi akan lebih baik jika permukaan papan gambar
dilapisi dengan kertas gambar putih tebal lalu dilapisi kembali dengan plastik
bening yang cukup tebal pula.
Mesin gambar
adalah alat yang dapat menggantikan fungsi alat-alat gambar lainnya seperti
busur lingkaran, penggaris T, segitiga dan ukuran. Meskipun mesin gambar sudah
dilengkapi dengan dua buah mistar gambar yang saling tegak lurus dan dapat
bergerak bebas pada saat menggambar, mistar gambar tersebut tetap dijaga kondisi
dalam posisi tegak lurus.

Gambar 26. Mesin gambar
Tabel 2. Jenis-jenis mesin gambar

Keterangan: J = Jenis
L = Jenis Besar S = Jenis Kecil
Pada tabel
di atas, A0 dan A1 menunjukkan ukuran kertas gambar terbesar yang dapat
digunakan pada papan gambar mesin tersebut. Daerah kerja merupakan luasan
panjang dikali lebar kertas gambar yang digunakan.
Untuk
mengatur tinggi rendahnya mesin gambar dapat dilakukan dengan menginjak pedal
yang berada pada bagian bawah meja gambar. Agar mendapatkan posisi miring dari
mesin gambar, dapat dilakukan dengan menarik handle yang berada di
belakang papan gambar.

Gambar 27. Handle mesin gambar






0 komentar:
Posting Komentar